Pentingkah Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini?

Beranda / Program PHBK / Pentingkah Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini?
Pentingkah Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini?

BANJARMASINPOST.CO.ID – Pada awal Juni silam kita baru saja memperingati hari anak sedunia dengan tujuan untuk mengingatkan dan melindungi hak-hak hidup seorang anak, baik untuk mendapat kasih sayang dari orang terdekat, waktu bermain yang cukup hingga pendidikan yang layak.

Dewasa ini pendidikan karakter bagi anak di usia dini menjadi salah satu kebutuhan mendasar untuk dipenuhi, semakin banyaknya jumlah sekolah anak usia dini di sejumlah daerah tentunya menjadi angin segar bagi setiap orang tua bahwa dapat mendapatkan pendidikan yang layak sejak usia dini semakin mudah, terutama pendidikan karakter.

Sejumlah pakar menyebutkan bahwa kegagalan penanaman karakter pada seseorang anak sejak usia dini akan membentuk pribadi yang bermasalah di masa dewasa kelak. Oleh karena itu, penanaman moral melalui pendidikan karakter sedini mungkin kepada anak menjadi salah satu komponen penting untuk membangun sebuah bangsa yang lebih baik.

Menyadari pentingnya pendidikan karakter, sejak tahun 2011 Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) konsisten menerapkan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) bekerja sama dengan Indonesia Heritage Foundation.

Program pendidikan Adaro menjangkau 84 sekolah PAUD, dengan menerapkan konsep Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK).

Melalui program Adaro Nyalakan Ilmu, hingga saat ini sebanyak pembinaan kepada 85 PAUD di Kalimantan Selatan mulai dari kabupaten Tabalong, Balangan, Barito Timur, Kabupaten Banjar, Barito Koala hingga Muara Tuhup Kalimantan Tengah. Ratusan guru dilatih dalam menerapkan konsep PHBK melalui pembelajaran pendidikan yang patut bagi anak dengan mengacu pada 9 pilar pembentukan karakter.

Sebelum itu pengenalan konsep PHBK diberikan kepada 1.000 guru PAUD yang ada di Kalimantan Selatan dan Tengah. Konsep PHBK bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik) berkarakter, dengan mengembangkan aspek seluruh fisik, emosi, sosial, kreativitas, spiritual dan intelektual siswa secara optimal, serta membentuk manusia lifelong learners atau seorang pembelajar sejati.

 “PHBK bagi saya menjadi pendidikan yang sesuai dengan perkembangan usia anak, pada salah satu implementasinya saat menegur atau memerintahkan siswa untuk fokus dalam proses belajar tidak harus dengan suara keras.” tutur Meldawati Kepala Sekolah PAUD Banua Firdaus binaan YABN di Kabupaten Tabalong.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan konsep pendidikan karakter yang holistik siswa mampu menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab dan toleransi. Bahkan di tahun ajaran baru saat siswa baru masuk masih dengan sikap ingin semaunya, tetapi setelah mendapatkan asupan PHBK siswa menjadi lebih sopan, mau berbagi, dan antri saat bermain serta belajar bersama.

Menurut penjelasan salah seorang orang tua siswa, anak menjadi percaya diri, senang bergaul, dan mandiri sehingga berani mengungkapkan pendapat didepan umum, serta jadi lebih santun, mau bertanggung jawab. “anak saat di rumah mengucapkan kata tolong saat minta diambilkan sesuatu dan mengucap terima kasih sesudah dibantu” ungkapnya.

Dukungan Adaro terhadap pengembangan pendidikan masyarakat di kabupaten-kabupaten wilayah operasionalnya terus dilakukan, program pendidikan bagi anak dijalankan dengan tujuan untuk menciptakan generasi cerdas dan kreatif.

Selain pendidikan anak usia dini, Adaro juga melaksanakan program penguatan sains anak usia sekolah dasar hingga atas melalui program Adaro Community Based Education (ACBE). Program-program pendidikan yang dijalankan bertujuan untuk menyiapkan masyarakat pasca tambang agar mandiri dan membentuk pemimpin-pemimpin berkarakter di masa depan. (AOL/*)

Penulis: Didik Trio

Editor: Didik Trio

Sumber: https://banjarmasin.tribunnews.com/2019/06/17/pentingkah-pendidikan-karakter-bagi-anak-usia-dini

Leave a Reply

Your email address will not be published.