Murid–murid berlindung di bawah meja saat mengikuti simulasi tanggap bencana gempa bumi di Sekolah Karakter, Indonesia Heritage Foundation pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Pembawa bendera mengarahkan murid-murid, mereka diminta untuk melindungi kepala dan bergegas menuju titik kumpul atau tempat yang lebih aman.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Para murid berada di titik kumpul dan mempraktikkan posisi drop cover, hold on (merunduk, berlindung, dan berpegangan) untuk melindungi diri, terutama kepala dari reruntuhan.
Redaksi/ Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Simulasi mengevakuasi korban yang cedera. Simulasi ini bertujuan mengedukasi warga sekolah agar memiliki keterampilan evakuasi saat terjadi bencana.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Para guru memberi contoh kepada murid-murid untuk merundukkan badan dan melindungi kepala dari reruntuhan. Tampak sebuah helm berwarna kuning, warna helm bagi petugas P3K dan alat-alat kesehatan.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Sejumlah murid memperagakan tindakan melindungi kepala dengan tas.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Seorang murid yang berperan sebagai korban dievakuasi ke dalam mobil untuk dibawa ke rumah sakit terdekat
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Simulasi mengevakuasi korban bencana untuk ditindaklanjuti oleh tenaga medis.
Redaksi/Mohammad Alfiansyah Pratama & Zahran Syammary Zulkarnain
Penyusun: Adila Gita, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Gunadarma
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana
One Reply to “Antusiasme Murid-Murid dalam Kegiatan Simulasi Tanggap Bencana Gempa Bumi di Sekolah Karakter”
Perlindungan pada saat gempa memang sesahrusnya di kuasai oleh guru agar tidak ada korban jiwa