
Siak, Riau – Indonesia Heritage Foundation (IHF) bekerja sama dengan PT Aneka Intipersada (Minamas Plantation) menyelenggarakan Pelatihan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) bagi para guru di SDN 10 Tualang, Desa Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau, pada 19 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 guru dari berbagai sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik untuk menghadapi tantangan pendidikan masa kini. Melalui pendekatan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK), para guru dibekali pemahaman dan keterampilan untuk mengembangkan karakter peserta didik, membangun budaya sekolah yang positif, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan sejak dini.
Anita Fitriasari, S.Pd. (Trainer IHF) Menyampaikan Materi Membuat Lesson Plan Pengaliran 9 Pilar Karakter di Kelas pada Refresher Training Pelatihan Holistik Berbasis Karakter.
Kegiatan dibuka oleh Senior Manager Aneka Persada Estate PT Aneka Intipersada, Agung Kristiyono. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
“Pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas. Karena itu perusahaan terus mendukung kolaborasi di bidang pendidikan bersama berbagai pihak, termasuk Indonesia Heritage Foundation,” ujarnya.
Dalam sesi pelatihan, trainer IHF menyampaikan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, di antaranya implementasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran, strategi pencegahan dan penanganan perundungan (bullying), serta pendekatan pendidikan yang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok, refleksi pengalaman, dan sesi tanya jawab. Para peserta aktif berbagi praktik baik serta tantangan yang mereka hadapi di sekolah, khususnya dalam membangun karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Perwakilan Peserta Mempresentasikan Hasil Diskusi Kelompok Lesson Plan Pengaliran 9 Pilar Karakter Pada Kegiatan Refresher Training Pelatihan Holistik Berbasis Karakter.
Kepala SDN 10 Tualang, Gusneti, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat bagi para guru dalam menjalankan peran mereka sebagai pendidik sekaligus pembentuk karakter anak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Aneka Intipersada dan Indonesia Heritage Foundation atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan hari ini dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, nyaman, dan berkarakter bagi anak-anak,” tuturnya.
Salah satu peserta, Aprijal, juga mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi guru di lapangan. Menurutnya, pelatihan ini memberikan perspektif baru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan berpusat pada perkembangan karakter peserta didik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan lingkungan sekolah, PT Aneka Intipersada turut menyerahkan bantuan berupa dropbox kepada masing-masing sekolah peserta.
Peserta Melakukan Diskusi Kelompok Membuat Lesson Plan Pengaliran 9 Pilar Karakter di Kelas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sekolah Peduli Api yang dijalankan perusahaan bersama sekolah-sekolah binaan di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan, IHF dan PT Aneka Intipersada berharap dapat mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi berkarakter, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan nilai-nilai kebaikan dan tanggung jawab sosial.
Baca Juga: Berita