
Siti Maesaroh, trainer IHF, sedang menyampaikan materi pelatihan.
IHF.OR.ID, SIAK – Sebanyak 400 guru dari Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau mengikuti kegiatan Pelatihan Guru yang diselenggarakan oleh PT Aneka Intipersada. Pelatihan yang diselenggarakan anak usaha Minamas Plantation ini bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tualang dan Indonesia Heritage Foundation (IHF).
Pelatihan yang mengusung tema “Implementasi Deep Learning untuk Penguatan Karakter serta Kesehatan Psikologis Siswa” ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Fakhrurrozi, yang hadir mewakili Bupati Siak. Turut hadir Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Siak, Ketua PGRI Kabupaten Siak, perwakilan Camat Tualang, perwakilan Polsek Tualang, serta jajaran manajemen PT Aneka Intipersada.
Area Controller Siak PT Aneka Intipersada, Mirlansyah, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya, tantangan generasi muda hari ini makin kompleks dan peran guru menjadi begitu penting.
“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan hati. Dan ketika seorang guru mendidik dengan hati, maka ia akan menginspirasi sepanjang hari,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui pelatihan ini para guru dapat memperoleh wawasan baru, metode pembelajaran yang lebih holistik, serta inspirasi untuk terus berinovasi dalam mendidik anak-anak.
“Dengan demikian, kita dapat bersama-sama melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter dan siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.
Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Fakhrurrozi, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT Aneka Intipersada dan PGRI Kecamatan Tualang sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan karakter serta arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Siak.
“Pemerintah Kabupaten Siak saat ini menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah. Karena kami meyakini, pendidikan adalah kunci kemajuan,” ungkapnya.
Untuk itu, dia mengapresiasi langkah PT Aneka Intipersada dan PGRI Kecamatan Tualang yang telah bersinergi menghadirkan pelatihan guru berskala besar ini. Menurutnya, kegiatan seperti inilah yang akan mempercepat terwujudnya generasi Siak yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Pelatihan ini juga menghadirkan Direktur Pelatihan, Operasional, dan Markom IHF, Rahma Dona, beserta tim, yang menekankan pentingnya pendekatan pendidikan yang holistik berbasis karakter dalam mengembangkan seluruh potensi anak.
“Karakter anak tidak hanya dibentuk melalui teori di kelas, tetapi juga lewat teladan, suasana belajar yang positif, dan keterlibatan hati seorang guru. Ketika guru mendidik dengan cinta dan ketulusan, maka akan lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” jelas Rahma Dona.
Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Tualang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Zahroni, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan perusahaan. Ia mengapresiasi PT Aneka Intipersada yang telah mendukung penuh terselenggaranya pelatihan berskala besar ini.
“Kehadiran 400 guru adalah bukti nyata semangat untuk terus belajar dan berkembang. Harapan kami, kegiatan positif seperti ini bisa terus berkelanjutan sehingga semakin banyak guru yang mendapatkan manfaat dan semakin kuat kualitas pendidikan di Kecamatan Tualang,” ujarnya.
Dengan jumlah peserta mencapai 400 guru, kegiatan ini menjadi salah satu pelatihan terbesar di Kabupaten Siak tahun ini. Pelatihan Guru ini merupakan bagian dari Program Sekolah Peduli Api yang dijalankan PT Aneka Intipersada bekerja sama dengan IHF.
Program ini tidak hanya fokus pada penguatan kapasitas guru, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan serta budaya sekolah berkarakter. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan perusahaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Siak sekaligus menjawab tantangan generasi muda di tengah maraknya permasalahan sosial, seperti narkoba dan judi online.
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana
Sumber: riau.antaranews.com