Rumah Pohon TK Karakter: Ikon Pentingnya Belajar di Luar Ruangan

Redaksi/Maulady Virdausy Fahmy

Jika pernah berkunjung ke TK Karakter, pasti tahu rumah pohon. Sebuah pohon kelengkeng besar dengan bangunan rumah kayu di atasnya akan langsung menarik perhatian setiap orang yang datang. Keberadaannya bersama pohon-pohon dan tanaman-tanaman lainnya membuat lingkungan TK terasa alami dan asri. Rumah pohon menjadi simbol bahwa TK Karakter mendukung kegiatan belajar mengajar berbasis alam.

Ruang terbuka hijau ini menjadi area siswa untuk belajar di luar ruangan. Hal ini sangat dibutuhkan anak-anak saat ini yang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan. “Defisit” bermain di luar ruangan ini lebih terasa pada anak-anak sekarang dibandingkan anak-anak pada masa sebelumnya, terutama yang tinggal di perkotaan.

Ruang terbuka hijau ini menjadi area siswa untuk belajar di luar ruangan. Hal ini sangat dibutuhkan anak-anak saat ini yang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan. “Defisit” bermain di luar ruangan ini lebih terasa pada anak-anak sekarang dibandingkan anak-anak pada masa sebelumnya, terutama yang tinggal di perkotaan.

Anak-anak juga lebih cenderung mengambil risiko saat bermain di luar ruangan, misalnya, ketika memanjat pohon. Makin banyak penelitian yang menemukan bahwa pengambilan risiko di luar ruangan seperti ini tidak hanya membantu anak-anak mendapatkan aktivitas fisik yang dibutuhkan untuk menjadi sehat dan kuat, tetapi juga meningkatkan ketahanan, kreativitas, dan keterampilan sosial mereka.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak berusia satu sampai dengan empat tahun menghabiskan setidaknya tiga jam sehari untuk beraktivitas fisik. Adapun anak-anak berusia lima hingga tujuh belas tahun setidaknya melakukan aktivitas fisik selama 60 menit dalam sehari.

Redaksi/Maulady Virdausy Fahmy
Program Unggulan TK Karakter

Hal ini sejalan dengan salah satu program unggulan TK Karakter, yaitu Program Lingkungan Hidup. Program ini terdiri atas Sekolah Hijau dan Proyek Ekologi. Sekolah Hijau adalah program yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah, penghijauan sekolah, dan kampanye hemat energi. Adapun dalam Proyek Ekologi, siswa terlibat dalam proyek-proyek nyata untuk melestarikan lingkungan, seperti menanam pohon atau membersihkan sungai yang terintegrasi dalam tema pembelajaran maupun pilar karakter.

Anak usia dini membutuhkan stimulasi yang seimbang antara kognitif, motorik, sosial, dan emosional. Kegiatan di luar ruangan memberikan semua itu secara alami. Ketika anak bermain di rumah pohon, taman, ataupun menjelajahi lingkungan sekitar sekolah, rasa ingin tahu dan apresiasi terhadap alam akan tumbuh dan berkembang.

Namun, tidak semua sekolah memiliki area luar ruangan yang memadai. Mengajak anak-anak bermain di luar ruangan juga memiliki tantangan tersendiri, terutama di area perkotaan dengan permasalahan lingkungan, seperti polusi udara dan gelombang panas.

Karena itu, ruang terbuka hijau seperti rumah pohon atau area hijau lainnya, sekecil apa pun itu, sangat bermanfaat bagi anak-anak. Bagi orang tua yang memiliki visi untuk menumbuhkan anak yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan memiliki kecintaan terhadap alam, TK Karakter yang mengintegrasikan antara belajar di dalam ruangan dan belajar luar ruangan serta dipadukan dengan pendidikan karakter berkualitas adalah pilihan yang tepat.

Penulis: Teuku Zulman Sangga Buana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *