Kemitraan YABN dan IHF: Membangun Fondasi Karakter untuk Generasi Masa Depan

Sejak 2012, Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN), bagian dari Adaro Group, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun masyarakat melalui pendidikan. Komitmen ini diperkuat melalui kemitraan strategis dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF), yang menjadi kunci lahirnya program-program transformatif dan berkelanjutan berbasis pendidikan karakter di wilayah operasional tambang.

Fokus YABN pada pendidikan karakter sejalan dengan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) IHF. Bagi YABN, program ini bukan hanya pelatihan atau kegiatan corporate social responsibility (CSR), melainkan investasi jangka panjang dalam menumbuhkan para tunas bangsa. Guru-guru PAUD dibekali keterampilan untuk menanamkan nilai-nilai, seperti disiplin, peduli, dan percaya diri kepada anak.

Menurut Ibu Citra Hapsari, CSR Group 2 Head YABN, dasar dari kolaborasi ini adalah keyakinan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Melalui Program Adaro PAUD Berkarakter, YABN dan IHF berupaya memastikan masa depan anak-anak di sekitar tambang dimulai dengan bekal karakter yang kuat.

Salah satu keunggulan kemitraan ini adalah keterbukaan dalam berkolaborasi. IHF tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga mitra diskusi yang aktif. Dari sinilah lahir berbagai inovasi, seperti peralatan pemantauan (tools monitoring) PAUD dan sistem kategorisasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran—terobosan yang belum ada sebelumnya. Pendekatan kolaboratif ini juga melibatkan para pendamping lapangan lokal sehingga pelaksanaan program lebih efisien, relevan, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dampak Luas bagi Masyarakat

Hasil kemitraan tersebut pun terlihat nyata. Alumni PAUD binaan YABN menunjukkan karakter berbeda yang lebih positif sehingga menjadi bukti bahwa pembinaan sejak dini memberikan dampak yang bertahan lama. Hingga tahun 2024, program ini telah menjangkau 275 PAUD di 12 kabupaten/kota, 3 provinsi, dan 2 pulau serta ditargetkan bertambah menjadi 300 PAUD pada tahun 2025.

Manfaat program pembinaan PAUD ini bukan di ruang kelas semata. Di daerah rawan konflik sekalipun, program ini mampu membangun hubungan baik dan citra positif antara perusahaan dan masyarakat, khususnya dengan kelompok ibu-ibu

Hasil dari perjalanan panjang kemitraan YABN dan IHF kini makin terlihat jelas. Data dalam Laporan Triwulan 2025 YABN menunjukkan bahwa program pembinaan PAUD berkarakter telah membawa manfaat yang meluas, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi keluarga, sekolah, guru, dan pemerintah daerah.

Sebanyak 10.676 kepala keluarga kini merasakan akses terhadap pendidikan berkualitas yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di ibu kota. Mutu pendidikan lokal pun meningkat signifikan dengan kehadiran 300 sekolah yang kualitasnya setara dengan sekolah-sekolah di pusat kota.

Dampak ini juga dirasakan para pendidik. Sebanyak 1.373 guru lokal bersama 10 pendamping lapangan telah menjadi agen penerapan PHBK di Kalimantan dan Sumatra guna memperluas jangkauan dan memperkuat kualitas pembelajaran. Selain itu, sejumlah 12 dinas pendidikan di berbagai daerah juga telah mendapatkan program pembinaan PAUD ini.

Kemitraan YABN dan IHF adalah contoh nyata bagaimana program CSR dapat membawa manfaat jangka panjang. Lebih dari sekadar memberi kontribusi sesaat, program ini menyiapkan generasi masa depan yang berkarakter kuat, tangguh, dan peduli.

Penulis: Fadila Qadarsi
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana

Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan Ibu Citra Hapsari, CSR Group 2 Head dan data Laporan Triwulan 2025 Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN).