Dosen STPHBK Berhasil Raih Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemdiktisaintek

Dokumentasi STPHBK

Poster ucapan selamat kepada para penerima dari UPPM STPHBK.

IHF.OR.ID, DEPOK – Dosen Sekolah Tinggi Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (STPHBK), Raisa Rakhmania dan Yudha Aviratri, dinyatakan sebagai penerima pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2025. Kemdiktisaintek mengumumkan informasi mengenai program tersebut pada Jumat, 23 Mei 2024.

Dosen STPHBK menerima pendanaan dalam skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Hal ini berdasarkan surat keputusan Direktur Penelitian dan Pengembangan kepada Masyarakat Nomor 0419/C3/DT.05.00/2025 tanggal 22 Mei 2025.

Raisa Rakhmania, yang menjabat sebagai Wakil Ketua I STPHBK Bidang Akademik, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat menulis penelitian berjudul “Pengembangan dan Validasi Situational Judgment Test (SJT) untuk Menilai Kompetensi Sosial Guru PAUD”. Sementara itu, penelitian Yudha Aviratri, Kepala Program Studi PG-PAUD STPHBK berjudul “Penggunaan Teknik CROWD dalam Pemahaman Bacaan dan Berpikir Kritis Anak Usia 5–6 Tahun”.

Tanggapan Ketua UPPM STPHBK

Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) STPHBK, Pangkuh Ajisoko, mengapresiasi para penerima pendanaan dan menyatakan prestasi ini merupakan wujud dedikasi tinggi sebagai dosen STPHBK.

“Saya mengucapkan selamat dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bu Raisa dan Bu Avi atas keberhasilannya meraih hibah penelitian kompetitif nasional. Ini merupakan bentuk kerja keras dan dedikasi beliau dalam melakukan tugasnya sebagai dosen,” ujarnya melalui pesan tertulis (Rabu, 28/05/2025).

Ia menambahkan, hasil ini merupakan kali pertama STPHBK dalam meraih pendanaan program riset dari Kemdiktisaintek. Karena itu, ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa bagi STPHBK sebagai perguruan tinggi yang masih baru, tetapi sudah mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia.

“Harapannya ke depan, STPHBK bisa meraih hibah lebih banyak lagi untuk seluruh dosennya dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat untuk kemajuan IPTEK,” tutupnya.

Dilansir dari laman kemdiktisaintek.go.id, dengan meluncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 ini, Kemdiktisaintek berharap dapat membangun ekosistem riset yang lebih kuat, meningkatkan daya saing nasional, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Reporter: Teuku Zulman Sangga Buana
Editor: Dewanti Nurcahyani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *