
Salah seorang trainer IHF menyampaikan materi dengan interaktif.
IHF.OR.ID, BOGOR – Indonesia Heritage Foundation (IHF) bekerja sama dengan Ikatan Guru Semai Benih Bangsa (IGSBB) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Pelatihan Guru Inovatif pada 24—25 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat.
Pelatihan ini diikuti oleh 258 guru dari berbagai jenjang pendidikan, dari PAUD sampai SMA. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengembangkan proses pembelajaran melalui pendekatan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK)—sebuah pendekatan pendidikan yang menekankan pengembangan karakter, kemandirian, dan potensi anak secara menyeluruh.
Pelatihan Guru Inovatif Bogor dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan bidang pendidikan, antara lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten, Bogor Agus Salim Ali Shofwan; Siswanto, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor; Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno; Koordinator Fasilitator Ibu Penggerak Sidina Community mitra Kemdikdasmen, Mila Fitriana; dan Ketua Forum PKG Kecamatan se-Kabupaten Bogor, Tini Suhartini. Adapun dari IGSBB sendiri, turut hadir Ketua Umum IGSBB Pusat, Mia Anggraeni; Ketua IGSBB Jawa Barat, Aulia Sukendar, serta Ketua IGSBB Kabupaten Bogor, Nur Syifa.
Dalam sambutannya, Agus Salim Ali Shofwan, menyampaikan bahwa kehadiran para guru di Gedung DPRD merupakan sebuah keberkahan karena gedung tersebut digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa anak-anak adalah generasi masa depan bangsa yang perlu disentuh fitrahnya melalui pendidikan karakter sejak dini.
Foto bersama seluruh peserta Pelatihan Guru Inovatif Bogor bersama penyelenggara kegiatan.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya terkait dengan anaknya yang merupakan alumni sekolah Semai Benih Bangsa (SBB) dan kini melanjutkan pendidikan di Mesir. Menurutnya, nilai-nilai karakter dan kemandirian yang dibangun melalui pendidikan berbasis karakter telah terasa sejak awal masa sekolah dan menjadi bekal penting dalam kehidupan. Ia pun membuka ruang seluas-luasnya agar Gedung DPRD Kabupaten Bogor dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang membawa kebermanfaatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto Sumarno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang hadir. Ia menegaskan bahwa guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Siswanto, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor turut memberikan sambutan mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Ia mengatakan bahwa saat ini perananan guru sangat fundamental. “Guru tidak hanya dituntut cerdas dan terampil dalam perkembangan teknologi, namun juga mampu menjadi teladan dalam hal menjaga karakter peserta didik agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tambahnya.
Melalui Pelatihan Guru Inovatif Bogor, IHF bersama IGSBB Kabupaten Bogor berharap para pendidik dapat mengimplementasikan PHBK secara konsisten di satuan pendidikan masing-masing sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara utuh dan berkelanjutan.
Penulis: Ari Saptarini
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana