Wujudkan Pendidikan Karakter di Kota Manna: Road Show IGSBB Bengkulu Gandeng IHF

Dokumentasi Panitia

Kepala Divisi Pelatihan dan SBB IHF, Edianna Putri Mayangsari dan Ketua IGSBB Provinsi Bengkulu, Nuryana, sedang melakukan ice breaking bersama para peserta.

IHF.OR.ID, BENGKULU SELATAN – Ikatan Guru Semai Benih Bangsa (IGSBB) Bengkulu bekerja sama dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF) menggelar kegiatan Road Show IGSBB Bengkulu di Gedung Pemuda, Manna, Bengkulu Selatan pada 4—6 September 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 258 peserta yang terdiri atas guru PAUD, SD, dan SMP yang berasal dari sepuluh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

Mengusung tema “Implementasi Pembelajaran Deep Learning dalam Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK)”, kegiatan ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi pembangunan bangsa. IHF, yang sejak 2001 mengembangkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK), hadir memberikan materi pelatihan yang relevan dengan Kurikulum Merdeka.

Model PHBK telah diterapkan di lebih dari 8.000 PAUD dan 800 SD di Indonesia. Model pendidikan ini terbukti efektif menumbuhkan karakter positif sekaligus mengoptimalkan kecerdasan majemuk anak.

Dokumen Panitia

Para undangan dan para peserta mengikuti kegiatan dengan ceria.

Ketua Pelaksana, Jon Kanedi, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para guru yang hadir, bahkan dari daerah terjauh, seperti Kabupaten Mukomuko. “Biaya pelaksanaan murni berasal dari kontribusi peserta. Tidak ada beban ke negara. Jadilah selalu orang baik tanpa harus diakui menjadi orang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IGSBB Provinsi Bengkulu, Nuryana, menekankan pentingnya persatuan antarorganisasi guru. “Sepuluh kabupaten/kota yang hadir di pelatihan ini menjadi bukti bahwa IGSBB mampu menyatukan HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA. Walaupun guru PAUD bergaji kecil, mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan ini. Yuk, kita bersama, walau berbeda, tetapi tetap satu jua,” ungkapnya.

Mewakili IGSBB Pusat sekaligus sebagai trainer IHF, Edianna Putri Mayangsari menyoroti urgensi pendidikan karakter. “Banyak siswa mampu menjawab soal moral, tetapi tidak semua memiliki empati dalam kehidupan nyata. Artinya, karakter masih perlu diajarkan agar benar-benar diwujudkan melalui sikap dan akhlak. Semua itu bisa dilakukan dengan cinta,” ujarnya.

Acara juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat. Bupati Bengkulu Selatan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II, Karman, menyatakan bahwa tugas guru sangat mulia. “Sistem pembelajaran umum bisa dilakukan banyak orang, tetapi pembelajaran yang inovatif dan kreatif membutuhkan pendekatan khusus. Inilah yang akan dipelajari para guru dalam pelatihan ini,” tambahnya.

Dokumentasi Panitia

Karman, Asisten II Bupati Bengkulu Selatan, menyampaikan sambutannya.

Road Show IGSBB Bengkulu menegaskan bahwa secanggih apa pun kurikulum, keberhasilannya bergantung pada kualitas guru. Guru yang penuh cinta, komunikatif, kreatif, dan menyenangkan akan menjadi kunci lahirnya pendidikan karakter yang bermakna.

Melalui pelatihan ini, para pendidik diharapkan mampu menerapkan deep learning di kelas masing-masing sehingga cita-cita membentuk anak-anak berkarakter unggul dapat segera terwujud melalui semangat dan dedikasi guru di Bengkulu.

Reporter: Ari Saptarini
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana