YPMNU Kabupaten Temanggung Gelar Pelatihan Guru Inovatif untuk Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD

Dokumentasi Panitia

Para tamu undangan berfoto bersama.

IHF.OR.ID, TEMANGGUNG – Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Kabupaten Temanggung menggelar Pelatihan Guru Inovatif di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada 28—29 November 2025. Kegiatan ini diikuti 487 peserta dari 148 lembaga PAUD Muslimat NU se-Kabupaten Temanggung dan sekitarnya.

Pelatihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan PAUD Muslimat NU, khususnya dalam pengembangan kompetensi guru agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Para peserta memperoleh pembelajaran intensif bersama trainer dari Indonesia Heritage Foundation (IHF).

Ketua YPMNU Kabupaten Temanggung, Chosijah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme para peserta. Ia berharap pelatihan ini dapat memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Temanggung, Suad Jayharoh, menekankan bahwa dunia pendidikan saat ini sangat dinamis sehingga guru harus mampu beradaptasi. Menurutnya, guru perlu menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menjadikan anak cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.

Dokumentasi Panitia

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Fatchur Rochman, memberikan sambutan.

Turut memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan pelatihan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Fatchur Rochman. Ia mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan praktik berkelanjutan. Menurutnya, guru PAUD tidak cukup hanya menguasai kurikulum, tetapi juga harus memahami Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) dan pendekatan deep learning. Ia juga mendorong agar ke depan diselenggarakan training of trainers (ToT) untuk memperluas dampak pelatihan bagi guru-guru lainnya.

Pelatihan ini menghadirkan materi komprehensif terkait dengan pendidikan karakter dan penguatan pedagogi. Tema materi-materi yang disampaikan, antara lain, “Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini”, “Penerapan Kurikulum Merdeka melalui Model PHBK”, “Kegiatan Inti PHBK untuk Menumbuhkan Kemampuan Literasi dan Numerasi, serta “Manajemen Kelas berbasis PHBK”.  Pada hari kedua, para trainer IHF menyampaikan materi berjudul “Internalisasi Karakter Baik melalui Penanaman Pilar Karakter”, “Penerapan 7 Kebiasaan Baik melalui Pilar Karakter”, “Komunikasi Efektif dalam Membangun Karakter Anak”, serta “Penilaian dan Sistem Evaluasi PHBK”.

Reporter: Ari Saptarini
Editor: Teuku Zulman Sangga Buana