
IHF.OR.ID, DEPOK – Indonesia Heritage Foundation (IHF) berkolaborasi dengan Minamas Plantation (PT Padang Palma Permai) memberangkatkan tim relawan kemanusiaan ke Aceh Tamiang, Aceh. Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama lima hari, sejak 28 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Misi ini bertujuan membantu masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut. Keberangkatan tim relawan ini terlaksana berkat dukungan penuh dan donasi yang digalang dari berbagai pihak, baik internal IHF maupun para orang tua murid.
Sebanyak enam relawan yang terdiri atas guru dan mahasiswa diterjunkan langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan serta memberikan pendampingan psikologis bagi para korban. Adapun relawan dari unsur guru adalah Ahmad Ramadhan, Singgih Triono, Khairil Ganjar, Muhammad Lutfie, Kholilurrohim, sedangkan dari mahasiswa adalah Henanda Nur Rizki.
Salah satu agenda dalam misi ini adalah kegiatan pemulihan trauma (trauma healing) bagi anak-anak yang merupakan kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis akibat bencana. Dengan mengusung tema “Anak Kuat, Anak Hebat: Bersama Kita Pulihkan Harapan Bangsa”, para relawan menghibur dan mendampingi anak-anak penyintas bencana agar tetap ceria dan optimistis di tengah masa sulit.
“Anak-anak di sana tetap semangat belajar. Selama mengikuti kegiatan trauma healing, mereka sangat senang dengan kehadiran keluarga baru yang membawa keceriaan bagi mereka,” ujar salah seorang relawan, Singgih Triono.
Tim relawan mendampingi anak-anak mulai jenjang pendidikan TK sampai dengan SMA. “Dari TK, SD, SMP, bahkan ada beberapa anak SMA. Anak SMA ini agak malu-malu atau jaim, tapi tetap kami libatkan untuk membantu mengajar, membantu adik-adiknya membuat karya atau membantu menertibkan suasana,” tambahnya.
Reporter: Teuku Zulman Sangga Buana